Petikan ini aku ambil dari sebuah buku kecil 'seribu kisah - Nabi Khaidir & 9 Tokoh Sufi'; Abu Khalid MA.
.....setelah selesai memunaikan haji, Abu Hafshin pun pulang ke Baghdad. Di sana dia di sambut oleh Junaid dan sahabat sahabatnya. Junaid kemudian bertanya, " apakah yang engkau bawakan untuk kami wahai Abu Hafshin?"
Maka Abu Hafshin pun menjawab, "yang akan aku katakan ini adalah hadiahku buatmu. sekiranya ada seseorang yang tidak dapat hidup dengan seharusnya dan maka dia bersikap buruk terhadapmu. maka carilah alasan supaya kamu dapat memaafkannya. lalu maafkanlah kesalahan yang dia lakukan itu.
sekiranya debu salah faham tidak dapat dihilangkan dengan kemaafanmu itu manakala kamu pula di pihak yang benar, carilah pula alasan lain agar kamu bisa memaafkannya. maka maafkan perbuatan dia. dan apabila debu salah faham itu masih tetap dan tidak dapat dihilangkan, carilah alasan lagi walaupun sampai empat puluh kali.
dan apabila kesalahan itu masih tidak dapat diimbangi dengan empat puluh alasan tersebut, maka duduklah dan berkatalah kepada dirimu, "betapa kesat hatimu, betapa buruknya kelakuanmu, betapa angkuhnya engkau. saudaramu sudah mengajukan empat puluh alasan agar perlakuannya dimaafkan, tetapi engkau tidak dapat menerima alasan alasan tersebut dan engkau tetap membencinya. aku berlepas tangan terhadapmu. engkau tahu apa yang engkau inginkan. perbuatlah sekehendak hatimu".
Junain amat kagum dengan kata kata ini. "tetapi siapakah yang mempunyai kekuatan seperti itu" kata Junaid pada dirinya....
No comments:
Post a Comment